Syiarkan Pesan Damai Islam Nusantara dari Batang

Batang - Konferensi Cabang XVII Nahdlatul Ulama Kabupaten Batang, resmi dibuka oleh Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Marsudi Suhud, di Ponpes Darul Ulum, Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Sabtu (14/7).

Konfercab yang dilaksanakan di Ponpes Darul Ulum ini dilaksanakan selama dua hari hingga Minggu (15/7) dan diikuti sekitar 750 peserta dari 15 pengurus MWC, 250 pengurus ranting dan pengurus lembaga/lajnah/banom PCNU Batang.

Acara yang diawali dengan Khutbah Iftitah yang merupakan tradisi dalam setiap forum permusyawaratan NU. Dalam khutbah ini, KH Abdul Manaf Sya'ir mengajak seluruh peserta Konfercab untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh program kerja PCNU masa khidmat 2013-2018 baik yang sudah terlaksana maupun yang belum terlaksana.

Bupati Batang, Wihaji perwakilan Pemerintah juga mencontohkan terkait aktualisasi penghargaan atas kebhinekaan di tubuh Pemkab Batang.

"Beberapa pejabat teras di Kabupaten Batang berasal dari latar belakang agama dan organisasi kemasyarakatan yang berbeda-beda namun tetap bisa bersatu. Hal ini membuktikan selama ini jajaran Pemkab dapat bersinergi dan guyub rukun untuk membangun Batang. Kami yakin PCNU juga bisa membangun Batang lewat syiar agama," kata Bupati Batang, Wihaji.

Adapun Ketua PBNU, KH Marsudi menyambung pesan moral yang disampaikan oleh Bupati Batang dan menyinggung tentang Islam Nusantara dalam Khutbah Iftitah.

"Islam Nusantara bukanlah mazhab atau ajaran Islam yang baru. Islam Nusantara adalah seperangkat pemahaman keislaman yang tetap mengacu kepada ajaran Islam yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW namun tetap menghargai nilai-nilai tradisi yang sudah ada sepanjang tidak bertentangan dengan syariat," terangnya.

Turut hadir dalam acara ini yaitu, Bupati Batang Wihaji, jajaran Forkopimda, tokoh lintas agama, perwakilan organisasi kemasyarakatan, partai politik, dan ratusan peserta Konfercab dari seluruh pengurus MWC dan Ranting NU se-Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/SAK)

Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial