Pemkab Batang Gelontorkan Beasiswa Bagi Siswa Kurang Mampu Berprestasi

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menunjukkan kepedulian dan perhatiannya untuk membantu pelajar di tingkat SMA/MA dan SMK yang kurang mampu, namun memiliki segudang prestasi. Pemkab siap menggelontorkan beasiswa secara tunai sebesar Rp764 juta, bagi 764 siswa kurang mampu berprestasi.

“Ada Rp764 juta yang diberikan kepada siswa-siswi berprestasi, baik SMA/MA maupun SMK,” tutur Bupati Batang Wihaji saat diwawancarai usai penyerahan Bantuan Siswa Miskin Berprestasi (BSMP) di Pendopo Kabupaten Batang, Selasa (8/1/2019).

Beasiswa ini, lanjut Bupati Wihaji, diberikan tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang berprestasi di bidang olahraga saja, tetapi di bidang sains, ilmu budaya, penghafal Al-Qur’an pun memperoleh hak yang sama.

“Pemberian beasiswa ini, merupakan bukti kehadiran dan perhatian Pemkab Batang, terhadap anak-anak kita yang kurang beruntung tapi mengantongi berbagai prestasi. Setelah ini, harus lebih meningkatkan semangat belajar dan jangan sampai ada kabar tentang anak putus sekolah lagi, kalau bisa dilanjutkan ke bangku kuliah, sebab sekarang banyak media untuk mendapatkan beasiswa perkuliahan,” paparnya.

Wihaji menegaskan, sasaran utamanya adalah peningkatan mutu dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Batang, dengan makin membaiknya angka lama sekolah. Kita terus memberikan motivasi kepada mereka yang berprestasi, khususnya yang belum beruntung.

Program lain yang diberikan Pemkab adalah beasiswa kepada mahasiswa yang tidak mampu dengan besaran anggaran sebesar Rp100 juta. 

“Rata-rata yang mengajukan untuk beasiswa, skripsi, SPP dan penelitian,” terangnya.

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Achmad Taufiq menambahkan, program tersebut digunakan untuk membantu kegiatan peserta didik yang kurang mampu diberikan secara tunai, setiap anak menerima Rp1 juta.

“BSMP ini diberikan agar peserta didik yang kurang mampu, tidak lagi putus sekolah, tetapi bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya, yaitu perguruan tinggi,” terangnya.

Taufiq menjelaskan, ada beberapa verifikasi yang harus mereka penuhi sebelum menerima BSMP, yakni bagi siswa yang berprestasi di bidang olahraga harus menunjukkan fotocopy sertifikat kejuaraan baik di tingkat kabupaten, provinsi ataupun nasional. 

“Ada pula siswa yang mampu menghafal Al-Qur’an sebanyak empat juz, syaratnya dengan menunjukkan surat keterangan dari ustadz pembimbing, bahwa dia memang benar-benar berkemampuan di bidangnya,” katanya.

Taufiq menambahkan, BSMP dimungkinkan akan diberikan secara beegantian, agar terjadi pemerataan bagi seluruh peserta didik berprestasi, namun secara ekonomi kurang mampu.

Sementara itu, Ciswanto siswa SMKN 1 Batang penerima BSMP mengungkapkan, proses pengajuan dilakukan sejak bulan Februari 2018, dengan syarat menunjukkan surat keterangan mengikuti organisasi dan ekstrakurikuler di sekolah dan piagam penghargaan. 

“Beasiswa diterima langsung secara tunai sebesar Rp1 juta dan harus digunakan untuk membantu sarana prasarana keperluan sekolah seperti alat sekolah dan membayar SPP,” ungkapnya.

Ciswanto mengaku bahagia, karena untuk mendapatkannya memerlukan perjuangan keras dan bersaing dengan siswa lain yang lebih berprestasi.

“Prestasi yang pernah saya torehkan, pernah menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Pasukan Baris Berbaris (PBB) dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS),” jelasnya.

Dirinya berharap setelah lulus dari SMK, bisa melanjutkan ke bangku kuliah, namun tetap bisa bekerja, dengan tetap berjuang supaya mendapatkan beasiswa dari jalur Bidik Misi. (MC Batang, Jateng/Heri)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial