Puluhan Relawan PMI Berbagai Daerah Belajar di Taman Edukasi Mangrove PMI Batang

Batang - Puluhan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat,  bersama dengan PMI DKI Jakarta, PMI Provinsi Jawa Barat, PMI Bogor dan PMI Jakarta Utara, melakukan study banding di PMI Kabupaten Batang tepatnya di Pusat edukasi Mangrove Desa Klidang Lor, Kabupaten Batang, Selasa (17/7). 

Study banding ini terkait dengan keberhasilan PMI Kabupaten Batang menjalin kerjasama dengan pihak swasta dalam Program Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Masyarakat. 

"PMI Batang dianggap memiliki suatu kelebihan bisa menggandeng private sektor dalam pengurangan resiko bencana berbasis masyarakat," kata Pengurus PMI Batang, Putut Husamadiman. 

Lebih lanjut, dikatakan, bahwa PMI Batang salah satu PMI yang mendapat program Pertama dari seluruh PMI mendapat program ini, yang bisa bekerjasama dengan pihak swasta untuk melaksanakan replikasi program kegiatan pengurangan resiko bencana di wilayah pesisir. 

"Replikasi program kita dengan PLTU yaitu Bima Sena Power Indonesia di Desa Ujungnegoro dan Desa Kedungsegok, PT. Toyota Insonesia melakukan replikasi di Desa Kuripan dengan memberikan tanaman mangrove, cemara laut," kata Putut Husamadiman.

Proyek Manager program resiko bencana PMI pusat, Heri Firmansyah mengatakan, kegiatan ini  dalam rangka study visit program pertama perkotaan ke wilayah pesisir bertujuan untuk belajar bagaimana keberhasilan replikasi program pertama wilayah pesisir, karena hampir sama programnya. 

"Kita akan melihat secara langsung bagaimana cara menanam mangrove, karena PMI Batang memilik pusat edukasi mangrove yang bisa dijadikan destinasi wiasata yang ada nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar," kata Heri Firmansyah. (Humas Batang/Edo)

Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial