Muspika Warungasem Sambut Mahasiswa KKN UNDIP

Batang - Sebanyak 77 mahasiswa dari berbagai program studi di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang tiba di Kecamatan Warungasem, dalam rangka melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan berlangsung selama 32 hari (7 Januari – 8 Februari 2019) di Aula Kantor Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Senin (7/1/2019).

Dalam sambutannya Camat Warungasem, Willopo, mengatakan bahwa Kecamatan Warungasem yang terdiri dari 18 desa ini merupakan wilayah yang agamis, hampir tiap desa ada madrasah dan pesantren. Selain itu, Warungasem juga memiliki banyak keragaman budaya dan potensi pariwisata, kerajinan sampai dengan kuliner di setiap desanya.

"Adik-adik mahasiswa silakan nanti aplikasikan ilmu yang didapat, gali setiap potensi yang ada didesa,disini ada tempat wisata Desa Wisata Pandansari, Kerajinan Kulit Desa Masin, Kuliner Surabi Desa Kalibeluk ada juga tempat ziarah di makam Syekh Tholabudin Desa Masin dan masih banyak tempat lain yang perlu digali potensinya," ungkapnya. 

Sementara, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Undip, Priyo Nugroho mengatakan bahwa, kehadiran  mahasiswa melalui program KKN ini diharapkan dapat meningkatkan dan menggali potensi lokal yang ada di desa-desa wilayah Warungasem dengan persiapan yang sebelumnya dilakukan melalui pembekalan kepada Tim KKN selama 2 hari di Universitas Diponegoro Semarang. 

"Ini merupakan salah satu perwujudan Tri Dharma perguruan tinggi melalui langkah pengabdian masyarakat dan dengan melihat tema KKN yang berbasis tematik, Tim KKN Undip memiliki tugas utama mengembangkan perekonomian desa dengan melihat potensi pertanian, perkebunan dan pariwisata yang ada," tuturnya. 

Kegiatan KKN ini juga memiliki tujuan untuk mempererat hubungan masyarakat  Warungasem dengan Universitas Diponegoro secara khusus dengan memberikan timbal balik berupa pengabdian kepada masyarakat disamping memberikan pengalaman bermasyarakat kepada Tim KKN Undip sebagai kader perubahan. (MC Batang, Jateng/Heri)


Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial