PDAM Batang Siap Berikan Penghargaan Kepada Pelanggan Teladan

Batang - Ada kabar gembira bagi para pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Batang yang selama ini selalu membayar rekening air tepat waktu, bahkan sebelum tanggal 10 akan menerima penghargaan, karena kedisiplinannya. Penghargaan itu akan diberikan dalam bentuk undian berhadiah berupa sepeda motor dan puluhan hadiah menarik.

Ditemui di ruang kerjanya, Kantor PDAM Batang, Selasa (8/1/2019), Direktur PDAM Yulianto mengatakan, PDAM akan memberikan reward atau penghargaan kepada pelanggan yang membayar tepat waktu.

“Khususnya kepada pelanggan-pelanggan yang aktif membayar antara tanggal 1 - 10 di bulan Oktober hingga Desember 2018, akan diikutkan dalam undian berhadiah,” tuturnya.

Dan setelah dievaluasi, lanjutnya, dalam kurun waktu tiga bulan itu pelanggan yang membayar rekening tepat waktu hampir mencapai 12 ribu lebih. Padahal jika kita menengok ke belakang, sebelum diselenggarakannya undian berhadiah ini, masyarakat membayar rekening sampai akhir bulan, bahkan ada pula yang sampai harus ditagih.

“Dengan adanya undian ini, harapan kami masyarakat Kabupaten Batang semakin memiliki kesadaran untuk membayar rekening PDAM tepat waktu, tanpa harus ditagih oleh petugas,” pintanya.

Yulianto menuturkan, PDAM menyiapkan undian berhadiah berupa sepeda motor, puluhan sepeda gunung, lemari es dan ribuan hadiah hiburan lainnya. Penarikan undian sendiri, akan dilakukan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-26 yaitu 30 Januari mendatang.

“Sebagai bentuk rasa syukur, kami akan melakukan bakti sosial dengan memberikan santunan kepada 500 anak yatim se-Kecamatan Batang dan pemberian 300 paket sembako bagi warga kurang mampu yang berada di lingkungan PDAM Batang yaitu Kelurahan Kauman, kalisalak dan Watesalit,” ucapnya.

Menurutnya, seiring bertambahnya pelanggan dan menurunya kapasitas air yang dimiliki, saran kami sembari menunggu investasi untuk penambahan kapasitas, alangkah baiknya bagi para pelanggan yang memiliki wilayah pelayanan di atas, memanfaatkan bak penampungan, agar tetap dapat memakai air selama 24 jam.

“Bagaimanapun juga ketika sudah banyak pelanggan, tapi kapasitas dari mata air Bismo, belum ada penambahan kapasitas, otomatis tingkat pelayanannya akan sedikit berkurang, sedangkan jumlah penduduk semakin bertambah,” terangnya.

Yulianto menjelaskan, dengan semakin bertambahnya pemukiman, PDAM akan menambah kapasitas sebab kebutuhan air bersih merupakan hak asasi setiap individu. Kami akan melakukan peningkatan cakupan pelayanan yaitu dengan mengedepankan kualitas, kuantitas dan kontinuitas air. 

“Salah satu penyebab terhentinya pasokan air, yaitu rusaknya pipa penyalur air, karena faktor usia yang telah mencapai 25 tahun terus beroperasi. Akan tetapi, secara bertahap pihak PDAM melakukan perbaikan, agar air terus mengalir kepada pelanggan,” ungkapnya.

Ia juga memaparkan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi 26 ribu pelanggan di wilayah pelayanan Kota Batang saja, PDAM harus mampu menyediakan 325 liter/detik. Sedangkan persediaan yang dimiliki hanya mencapai 250 liter/detik. 

“Tentu saja kapasitas yang ada saat ini tidak akan mencukupi. Paling tidak, kami membutuhkan penambahan kapasitas air sebesar 100 liter/detik,” katanya.

Untuk langkah antisipasi, PDAM Batang akan memanfaatkan persediaan air yang terdapat di unit Pecalungan sebagai cadangan akan dihidupkan kembali, supaya dapat mencukupi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Batang.

Yulianto menambahkan, kebutuhan air bersih tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi melibatkan semua kalangan, baik masyarakat dam stakeholder lainnya. Oleh karena itu, penguatan di daerah hulu, terutama untuk penguatan reboisasi hutan di daerah atas perlu digalakkan.

“Semoga di masa datang, tidak akan ada lagi masyarakat yang melakukan penebangan hutan secara liar, termasuk membuang sampah di sembarang tempat yang dapat menyebabkan terjadinya banjir. Masyarakat juga dihimbau untuk membuat sumur resapan di daerah hulu, agar cadangan air kita tetap tersedia,” tegasnya. (MC Batang, Jateng/Heri)

Catatan : tulisan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penulis

Bagikan ke Jejaring Sosial